Anak Dara Makassar Melestarikan Kelong Makassar Lewat Aplikasi

Makassarinfo.co – Nur Laely Sari H.S yang akrab disapa Lely, anak dara Makassar kelahiran Ujung Pandang ini membanggakan nama kota Daeng di pulau Jawa dengan karya aplikasi yang diciptakannya, Kelong Makassar adalah sebuah aplikasi yang dibuat Lely karena keprihatinannya dengan kelong Makassar yang hampir punah di telinga masyarakat khususnya masyarakat Makassar itu sendiri

Berawal dari mengajar di ITB pernah mengajar dan menyuruh siswa asal makassar untuk membawakan lagu bugis makassar namun, siswanya sendiri ada saat itu yang notabenenya orang makassar sendiri tak mampu mengenal,memaknai bahkan menyanyikan lagunya dia tak paham

“Jadi saya pernah menyuruh siswa saya bawakan lagu makassar kak lagu atiraja tidak ada yang tahu saya heran berarti kalian nda tahu lagu lagu makassar yang dulu yaa ? dari situmi kak adami ketertarikakun untuk angkatki kelong makassar karna saya ngajar seni disana susah, mau belajar tari pun mereka harus tahu lagunya untuk mengiringi tari tari itu biasanya kan lagu lagu dulu,untuk mengiringi tari dongangdongan apa semua itu masih agak sulit kak makanya saya harus memperkenalkan lagu lagu dulu kak tapi ternyata mereka pada tidak tahu dan ternyata aksesnya untuk mendapatkan lagu itu susah kak,”

Menurut Lely lagu – lagu asli daerah Bugis Makassar sudah mulai terpinggirkan di era modernisasi ini, salah satu masalahnya adalah kurangnya akses untuk mendapatkan lagu- lagu tersebut.

“Kurangnya akses untuk mendapat lagu – lagu kelong Makassar. Minatnya kurangmi, jangankan orang Makassar ke Bandung, orang Makassar saja kurangmi minatnya untuk mempelajari lagu – lagu itu susah kak, susahki untuk mereka lihat not nya mana karna di youtube kurang kak,”

Berangkat dari pengalaman dan observasi yang dia lihat, dara kelahiran Makassar ini menciptakan suatu aplikasi kelong Makassar yang mudah di akses semua kalangan. Namun karena keterbatasan ekonomi pengembangan aplikasinya terhenti dia berharap bisa mendapat dukungan dari pemerintah

“Untuk sementara ini 8 laguji dulu ini kak karna harus di analisis dulu musiknya semua untuk 8 lagu ini maksimalnya kak sebenarnya semua tapi saya harus ajukan ke pemerintah dulu untuk dibantu karena untuk rekaman itu banyak sekalimi kalau dibilang masalah pengeluaran,”tuturnya.

Selain untuk melestarikan lagu -lagu daerah aplikasi ini juga bisa digunakan sebagai wadah para guru bahasa daerah sebagai bahan ajaran untuk siswa.

“Menurut saya penting sekali mengenal lagu makassar karena disaat sekarang sosial media naik itu sampai melupakanmi jati dirita sendiri karena disini influence dari luar itu cepat sekali sedangkan apa yang mau kita lakukan untuk lagu lagu orang dulu ini kita juga nda mau kalah dong harus ada kasarnya harus ada aplikasi ini dengan hal yang dulu harus d dinaikkan diera sekarang kak kalau ini saya sarankan untuk semua kalangan karna sya sudah dapat tawaran buat tawan konferensi untuk guru guru bahasa daerah jadi ini bukan hanya untuk bahan ajaran mata pelajaran seni aja, bisa juga untuk muatan lokal, budaya lokal bisa semua,”

“Mengembangankan media pembelajaran jadi ada wadah untuk para guru untuk mengajarkankelong makassar kepada siapapun ada tempata untuk siswa atau siapapun untuk belajar jadi ada wadah untuk guru mengajarkan dan ada wadah untuk pelajr untuk belajar,”

Lely juga mengharapkan pemerintah turut andil dalam mendukung generasi muda yang ingin melestarikan budaya-budaya leluhur kita salah satunya mempertahankan lagu-lagu daerah di tengah gempuran budaya-budaya dari luar .

“Harapannya bisa dibantu oleh pemerintah untuk lebih lanjut dalam hal ini fasilitas untuk perekaman lagu kalau perlu diaplikasi bukan hanya lagu tapi musik juga bisa di olah” tuturnya

Beliau juga berharap agar masyarakat dapat menerima dengan baik hasil karyanya ini demi mengangkat kembali dan mencintai budaya lokal sendiri terutama generasi muda .

“Harapan saya bagi masyarakat makassar agar dapat diterima dengan baik dan berfikir positif kalau hal ini betul betul di buat dengan harapan bisa mengangkat kembali budaya lokal, dengan budaya membentuk karakter anak agar sekarang mungkin bisa mencintai budaya lokal sendiri.” tutupnya.

 

Alkaisar

Be the first to comment on "Anak Dara Makassar Melestarikan Kelong Makassar Lewat Aplikasi"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*