Ketua DPRD Enrekang dan Wakil Bupati Enrekang jadi pembina Kampung Inggris Baraka

Makassarinfo.co — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Enrekang, Idris Sadik dan Wakil Bupati Enrekang, Asman menjadi Pembina Kampung Inggris Baraka.
Kesedian kedua orang penting di Enrekang itu menjadi pembina disampaikan langsung kepada kru Kampung Inggris Baraka ditempat dan waktu yang berbeda. Ketua DPRD Enrekang menyampaikan kesediannya menjadi pembina saat tim kampung Inggris Baraka bertandang diruang kerjanya, Kamis 10 Desember 2020, sementara Wakil Bupati Enrekang menyampaikannya beberapa waktu lalu di Baraka.
Ketua DPRD Kabupaten Enrekang mengapresiasi hadirnya Kampung Inggris Baraka yang merupakan karya putra daerah atau karya anak kampung para kaum milenial.
Dia mengatakan bahwa Kampung Inggris menjadi kebutuhan kebutuhan masyarakat dan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
” Memang dibutuhkan itu untuk peningkatan SDM. Sekarang, harus kuasai bahasa (Inggris) kalau mau maju. Banyak tamatan SMA / SMK sederajat dan Karjana di kampung-kampung yang belum punya pekerjaan dan masih menganggur, bagus kalau mereka belajar disana (Kampung Inggris Baraka – Red),” Kata Idris Sadik
Sekedar diketahui bahwa Kampung Inggris Baraka yang bergerak disektor peningkatan SDM (capacity building) memang hadir untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Enrekang, Maju, Aman, Sejahtera dan Religius.
Sebagai bukti nyata gerakan itu terlihat dari program Kampung Inggris Baraka sendiri seperti College dan Full Day Camp yang berorientasi pada peningkatan pendidikan (beasiswa) dan dunia kerja terutama luar negeri. Sementara untuk program yang lain seperti Holiday, English Camp, Weekend Camp dan Weekend lebih diarahkan ke siswa mulai dari SD hingga SMA sederajat.
Bukan hanya itu, harga yang diterapkan dikampung Inggris Baraka sangat terjangkau oleh semua kalangan yakni hanya Rp 5.000 per jam.
Bahkan Camat Baraka, Muh. Gamaluddin yang juga merupakan pembina kemarin di Kantornya pun juga menilai jika harga yang diterapkan Kampung Inggris Baraka sangat terjangkau oleh masyarakat sekalipun masyarakat ekonomi bawah. Belum lagi ditambah dengan diskon (bagi yang mendaftar kolekftif) dan subsidi hingga 50 persen bagi masyarakat kurang mampu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *